PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura.
Puntadewa mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama ; Bima/Werkudara dan Arjuna, dan dua orang adik kembar lain ibu, bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen, putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim, putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma.
Puntadewa mempunyai watak; sabar, ikhlas, percaya atas kekuasaan Tuhan, tekun dalam agamanya, tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Read the rest of this entry »
Sabtu, 31 Oktober 2009 dilaksanakan Kopdar Pendekar Tidar di ringin tengah Alon-alon Kota Magelang. Kopdar kali ini dihadiri oleh beberapa wira blogger diantaranya adalah Mas Nanang, Muhlisin, Permadi, Faisal, Kukuh, Mbak Emi, Mas Deden, Dona, Mabak usi, Tanjung, Sikul, Yudho Agung dan Eko. Pertemuan Rutin Anggota kali ini membahas beberapa agenda-agenda yang belum terlaksana yaitu Pelatihan Blogger, Pembuatan Kaos dan Pembuatan ID Card dan beberapa pembahasan lain diantaranya adalah Promosi Komunitas dan Sharing /Pelatihan Inrternal anggota Komunitas.
Kopdar dimulai pukul 16.30 WIB dengan pembukaan oleh Pangarso (Ketua) Pendekar Tidar kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama mengenai masalah-masalah yang menjadi agenda dalam pertemuan sore hari itu.
Semangat dan kebersamaan para wira blogger membuat waktu terasa sangat cepat. Begitu asiknya berdiskusi tak terasa adzan Magrib Berkumandang. Pertemuan pada sore itu di akhiri dengan do’a dan foto bersama. Kopdar kali ini menghasilkan beberapa kesepakatan bersama yaitu : Read the rest of this entry »
Sore ini Rabu, 28 Oktober 2008sambil menunggu waktu yang dinanti rasanya kurang plong deh kalo belum menjawab sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu sahabatku yang aneh ini. Hehehe. ( wah lumayan kudu mbukak memori sing wis ke format )
Pertanyaan ini ditulis pada hari Minggu, 25 Oktober 2009 tepatnya pukul 20:36 Waktu Indonesia Bagian Facebook.
Pertanyaanya adalah sebagai berikut :
Sbnre,gmn c penilaian org2 ttg ulfa funa?
1.kpn p’tama kali km b’temu ma aq? kesan p’tama wkt ktm?
2.sifat yg paling km benci dr aq apa c?
3.kalo sifat yg paling km suka,apa donk?
4.hal yg paling buat km marah yg pernah aq lakuin.
5.hal yg paling b’kesan yg pernah km & aq lakuin.
Jwb iiieeaaa. . .
25 okt 2009,
disela2 kepucinganqu mikir FTP wat TA,
Sebuah penilaian dari orang lain rasanya memang penting karena seseorang tak lengkap kalau hanya bercermin dari diri sendiri. Seseorang yang bercermin tak dapat melihat bagian-bagian yang ada pada dirinya kecuali bagian tersebut terkena cahaya dan dapat memantulkan cahaya tersebut ke cermin sehingga cahaya tertangkap oleh mata kita. Oleh karena itu untuk mengetahui bagian yang tak dapat kita lihat kita memerlukan bantuanorang lain. Begitu juga penilaian terhadap prilaku diri kita. Tak jarang jika kita menilai diri kita benar walaupun pada kenyataanya sudut pandang kita terhadap penilaian sesuatu tersebut tak sama bahkan berlawanan terhadap penilaian dari sudut pandang oran lain :
Langsung saja aku jawab beberapa pertanyaanmu mbak yu. Semoga jawabanku ini dapat dipertanggung jawabkan dan sesuai dengan kenyataanya. hehehe
Bagaimana penialaian kanjeng raden Muhlisin terhadap ULFA FUNA…..????
Saudara kita yang cacat setiap malam tertidur di emperan toko berselimutkan angin
Setiap manusia memiliki peranan hidup masing-masing sesuai dengan apa yang telah tertulis dalam suratan takdirNya. Di satu sisi ada kebahagiaan dan kesenangan, disisi lain terdapat kesedihan dan penderitaan. Begitulah kehidupan…. Tak ada yang bisa mengelak dari pada apa yang telah menjadi rencana dan ketetapan Tuhan.
Diantara kesibukan kita yang semakin tersibukkan dengan urusan dunia, Dibalik sebuah keindahan tata letak kota yang tertata dengan rapi, cobalah kita tengok sejenak dimana terdapat saudara-saudara kita yang masih membutuhkan uluran tangan kita. Saat ini kita bisa tidur pulas dalam kasur yang empuk dan berselimut, mungkin saat ini kita dapat merasakan nikmatnya berbagai makanan yang dapat kita pilih dan dapat kita peroleh dengan mudah, mungkin saat ini kita bisa menikmati hidup bersama keluarga dengan berbagai tawa tapi cobalah kita tengok sejenak ternyata masih banyak saudara kita yang tak seberuntung kita. Mereka hanya tidur di emper-emper toko, makan hanya dari makanan sisa pemberian orang, dan tak ada kepastian apa yang akan mereka makan esok hari. Read the rest of this entry »